BUMDes Cendrawasih dibentuk sebagai wadah kemandirian ekonomi desa, mengelola aset desa untuk membuka PAD dan meningkatkan kesejahteraan warga
Terletak di Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sekitar 3 km dari Pasar Ciwidey, di ketinggian ±1.200 mdpl. Dataran tinggi dengan suhu sejuk (±18–20 °C) dan curah hujan ±60 mm/tahun
Agroedukasi (pertanian/peternakan), budaya (musik degung, jaipongan, bangkong reang), live-in, trekking ke puncak, serta panorama alam dan perkebunan sayur buah
Memanfaatkan keindahan alam dan aktivitas pertanian serta peternakan sebagai daya tarik wisata edukatif. Program ini menghadirkan pengalaman langsung kepada pengunjung untuk belajar menanam, memanen, memberi pakan ternak, hingga memerah susu kambing.
Potensi: Eduwisata berbasis alam, pelajar, keluarga, dan komunitas.
Manfaat: Meningkatkan pendapatan desa, membuka lapangan kerja, serta memperkenalkan pertanian-peternakan sebagai sektor strategis.
Fokus pada pengelolaan dan pengembangan pertanian desa, mulai dari penyediaan sarana produksi, pelatihan petani, hingga pemasaran hasil panen. Komoditas utama seperti kol, wortel, kentang, dan cabai menjadi unggulan.
Tujuan: Meningkatkan produktivitas pertanian, nilai tambah hasil panen, dan kemandirian petani.
Mengembangkan peternakan kambing perah secara modern dan terintegrasi. Fokus pada produksi susu kambing, pupuk organik, dan pembibitan.
Tujuan: Menciptakan pendapatan baru untuk desa dan masyarakat, serta mendukung ketahanan pangan dan gizi.
Menyediakan berbagai jasa untuk mendukung kehidupan masyarakat, seperti jasa angkut hasil pertanian, sewa alat pertanian, perbengkelan, dan layanan antar jemput wisatawan lokal.
Tujuan: Memudahkan akses layanan dan menambah penghasilan bagi warga.
Menyediakan kebutuhan pokok masyarakat, hasil pertanian lokal, serta produk olahan desa. Warung ini juga berfungsi sebagai pusat distribusi dan pemasaran produk BUMDes.
Tujuan: Menyerap hasil produksi lokal, memperlancar distribusi barang, dan meningkatkan ekonomi desa.
Pembentukan dan penguatan kelembagaan unit-unit usaha.
Pelatihan masyarakat di bidang pertanian, peternakan, dan jasa.
Pemasaran awal wisata edukatif berbasis komunitas lokal dan pelajar.
Pengadaan peralatan usaha dan pembentukan jaringan mitra usaha.
Pengembangan kawasan Agrowisata Terpadu Lebakmuncang.
Pengolahan hasil pertanian dan peternakan menjadi produk unggulan desa (susu kambing, olahan sayuran, pupuk organik).
Peningkatan kualitas layanan jasa dan warung desa menjadi pusat dagang lokal.
Digitalisasi pemasaran produk dan promosi wisata desa.
Tumbuhnya ekonomi desa berbasis potensi lokal.
Meningkatnya Pendapatan Asli Desa (PADes).
Terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya pemuda desa.
Desa Lebakmuncang menjadi destinasi wisata edukatif berbasis alam dan budaya.
Terbangunnya kemandirian ekonomi dan sosial masyarakat desa.
Pengelolaan Pasar Desa Wisata
Agro‑pariwisata & Digitalisasi
Pemulihan Ekonomi
Pedagang merasa nyaman: tenda disediakan, pasar tertata, biaya sewa terjangkau .
Respon Positif Masyarakat
Pengunjungny merasa senang dan ekonomik karena lokasinya dekat dan harga ramah kantong .
Fasilitas: area parkir, ATM, balai pertemuan, kafetaria, kios UMKM, outbound, musholla, dermaga selfie & homestay jadesta.kemenparekraf.go.id.
Dukungan Institusional: